Tugas 2
ILMU
BUDAYA DASAR
Tugas 2.
1. Jelaskan
tentang alam semesta dan isinya baik makrokosmos maupun mikrokosmos.
Jawab:
Pengertian
alam semesta mencakup tentang mikrokosmos dan makrokosmos. Dalam mikrokosmos
kita mempelajari benda-benda yang mempunyai ukuran yang sangat kecil, misalnya
atom, electron, sel dan sebagainya. Sedangan dalam makrokosmos kita mempelajari
benda-benda yang mempunyai ukuran sangat besar, misalnya bintang, planet,
galaksi, dan sebagainya.
a. Mikrokosmos
Pada
tahun 1665, ilmuan bangsa inggris, Robert Hooke, dengan menggunkan mikroskop
yang masih sederhana, dapat melihat bahwa gabus terdiri dari struktur gelembung
berdinding yang menyerupai sarang lebah. Rongga berdinding tersebut diberi nama
Sel. Dengan mikroskop modern kemudian dapat dilihat bahwa sel merupakan bahan
kehidupan.
Pada
tahun 1869, Frederich Miescher, seorang ahli biokimia, berhasil memisahkan
suatu zat dari inti sel. Zat ini sekarang diberi nama asam-dioksiribonukleat
(DNA). DNA ini merupakan mata rantai antara zat bernyawa dan tidak bernyawa.
Pada
tahun 1950, Maurice Wilkins, seorang ahli biofisika, mulai meneliti rahasia
kehidupan yang menyangkut perbanyakan diri atau berkembang. Dengan bantuan
kristalografi sinar X, Wilkins berusaha menyingkap struktur DNA.
Pada
tahun 1953, James Watson, seorang ahli biologi dan Francis Crick, seorang ahli
fisika, dapat membuktikan bahwa struktur DNA berupa pilin rangkap yang dapat
terbelah menjadi dua.
b. Makrokosmos.
Mulai saat sebelum mengenal huruf sampai dengan
berkembangnya astronomi, manusia berusaha mengenal alam semesta dengan baik.
Usaha itu antara lain:
·
Memberi nama benda-benda angkasa, dan
menghormati sebagai dewa-dewa yang berpengaruh terhadap kehidupan makhluk bumi.
·
Manusia membaca gerak-gerik langitt, kemudian
menentukan lamanya hari,bulan,dan tahun. Dengan memperhatikan gerak bintang,
perubahan letak bulan dan matahari, petani dapat menentukan musim bertanam,
para pengembara dan nelayan dapat menentukan arah perjalanan.
·
Gallileo (1564-1642), seorang ahli metafisika
dan dinamika, membuktikan untuk pertama kali bahwa Bumi hanya sebuah planet
kecil diantara planet-planet yang lain. Dengan menggunakan teleskop ia dapat
melihat bahwa yupiter dikelilingi oleh empat bulan, sedangkan bumi hanya
mempunyai satu bulan.
·
Dengan dipengaruhi oleh ajaran Copernicus,
Keppler (1571-1830), mengemukanan tentang Hukum Keppler yang memperkuat ajaran
Heliocentris.
2. Sebutkan
dan terangkan teori tentang terjadinya alam semesta.
Jawab:
Pendapat
tentang terbentunya alam semesta baru merupakan teori, yang meskipun sudah
banyak penelitian dilakukan namun masih tetap dalam tingkat teori saja. Pada
dasarnya ada dua pendapat tentang terjadinya alam semesta ini
a. Teori
keadaan tetap (stedy state theory)
Teori ini dikemukan oleh Fred Hoyle, Herman
Bondi dan Thomas Gold. Teori ini berdasarkan prinsip kosmologi sempurna yang
menyatakan bahwa alam semesta ini dimanapun dan bilamanapun selalu sama. Teori
ini ditunjang oleh kenyataan bahwa galaksi baru mempunyai jumlah yang sebanding
dengan galaksi lama. Dengan demikian teori ini secara ringkas menyatakan bahwa
tiap-tiap galaksi terbentuk,tumbuh, menjadi tua dan akhirnya mati. Jadi teori
inu beranggapan bahwa alam semesta tidak terhingga besarnya dan tidak terhingga
tuanya (tanpa awal dan tanpa akhir). Alam semesta selalu mengembang (ekspansi)
dan menipis (kontraksi). Dengan demikian harus ada ledakan atau dentuman yang
mendahului adanya pengembangan.
b. Teori
dentuman besar (big-bang theory)
Teori ini berlandaskan asumsi bahwa ada suatu
massa yang sangat besa dan mempunyai massa jenis yang sangat besar. Karena
adanya reaksi inti, kemudian meledak dengan hebat. Massa tersebut kemudian
mengembang dengan sangat cepat menjauhi pusat ledakan. Menurut teori inu ada
beberapa massa yang sangat penting selam terjadinya alam semesta, yaitu:
·
Massa batas dinding Planck, yaitu masa pada
saat alam semesta berumur
detik berdasarkan hasil perhitungan Planck.
·
Masa Jiffy, yaitu masa pada saat alam semesta
berumur
detik, dengan jari-jari alam semesta
cm dengan kerapatan
kali kerapatan air.
·
Masa Quark, yaitu masa pada saat alam semesta
berumur
detik. Pada masa ini partikel-partikel saling
bertumpang tindih dan tidak berstruktur serta di ikuti dengan terbentuknya
hadron yang mempunyai kerapatan
ton per 
·
Masa pembentukan Lipton, yaitu masa pada saat
usia alam semesta berumur setelah 
·
Masa pembentukan galaksi, yaitu pada usia alam
semesta
sampai
tahun. Pada saat usia ini galaksi masih berupa
kabut pilin yang berputar membentuk piringan raksasa
·
Masa pembentukan tata surya, yaitu pada usia 4,6
x
tahun.
3. Sebutkan
dan bedakan anggota system tata surya seperti : bintang, matahari, planet
asteroid, komet, dan meteor.
Jawab:
a. Bintang
Bintang adalah benda langit yang mampu
memancarkan cahayanya sendiri. Bintang terdiri dari dua jenis, yaitu bintang
semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang memantulkan cahaya
dari bintang lain. Adapun bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya
sendiri.
b. Matahari
Matahari adalah sumber energy dalam system tata
surya. Berbentuk bola gas raksasa yang sangat panas dan menghasilkan cahaya.
Matahari memili massa sekitar 1,99 x 1030 kg. lebih dari 99% massa total tata
surya atau 330.000 kali massa bumi. Rotasi matahari berlangsung selama 27 hari
dalam satu kali putaran.
c. Planet
Planet adalah benda langit yang mengorbit atau
mengelilingi matahari dalam lintasan yang berbentuk elips dengan arah yang
sama. Planet tidak memiliki cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang
diterimanya dari Matahari. Planet terdiri dari Merkurius, Venus, Bumi, Mars,
Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto
d. Asteroid
Diantara planet dalam dan planet luar terdapat
jarak pemisah yang sangat lebar. Semula diduga bahwa di daerah tersebut
terdapat sebuah planet yang belum ditemukan. Hingga saat ini telah ditemukan
lebih dari 3.000 buah planet kecil lainnya. Karena semua planet yang ditemukan
berukuran kecil, maka para astronom menyebutnya sebagai planet minor atau
planet kecil, dan dalam Bahasa yunani disebut Asteroid
e. Komet
Walaupun tidak semua komet mempunyai ekor.
Komet sebenarnya sejenis dengan planet. Komet terbentuk dari bahan yang sangat
kecil bercampur dengan gas tipis, sehingga sebuah komet hanya memiliki gaya
gravitasi yang sangat lemah. Komet bergerak mengelilingi Matahari.
f.
Meteor
Meteor adalah benda langit yang sangat kecil,
bergerak mengelilingi matahari seperti planet. Meteor berada jauh dari bumi,
tetapi ketika melintas terlalu dekat dengan bumi dan memasuki lapisan atmosfer
akan terlihat sebagai jalur cahaya. Cahaya timbul karena bergesek dengan
lapisan udara bumi. Karena meteor bergerak sangat cepat ketika memasuki lapisan
udara bumi, benda itu jadi panas, terbakar, dan menyala, kemudian menghilang
karena hancur.
4. Jelaskan
mengenai bumi sebagai bagian dari system tata surya.
Jawab:
Bumi
pertama kali diketahui sebagai bola kira-kira 400 tahun yang lalu. Bumi berupa
suatu benda hamper bulat sempurna yang jari-jarinya kurang lebih 6370 km pada
khatulistiwa. Permukaan bumi sebagian terdiri daari daratan dan sebagian
lautan, kira0kira 3/10 permukaan bumi berupa daratan dan sisanya tertutup air.
Rotasi bumi berlawanan arah dengan jarum jam, bergerak dari arah barat ke
timur. Akibat gerakan ini terjadilah pergantian hari, pergantian siang dan
malam. Semua isi di bumi memiliki berat, Karena gaya gravitasi.
Lapisan-lapisan
bumi terdiri dari:
a. Inti
bumi (Barisfer/Sentrofer)
b. Kulit
bumi (Lithosfer)
c. Lapisan
air (Hidrosfer)
d. Lapisan
udara ( Atmosfer)
5. Sebutkan dan bedakan lapisan-lapisan pada
planet bumi dan fungsinya bagi kehidupan manusia.
Jawab:
a. Inti
bumi (Barisfer)
Inti bumi adalah lapisan bumi yang paling
dalam, terletak dipusat bumi dengan kedalaman sekitar 2.900-6.371 km. inti bumi
terbagi atas dua jenis, yaitu inti dalam dan intu luar. Inti luar bumi
berbentuk padar mengelilingi inti dalam bumi yanb berbentuk cair. Material
penyusun inti bumi adalah nikel dan besi.
b. Kulit
bumi (Lithosfer)
Lithosfer adalah lapisan bumi yang padat.
Mencangkup bagian atas dari selaput bumi serta seluruh lapisan kerak bumi.
Lithosfer terdiri dari beberapa lempeng yang dapat bergerak dengan bebas di
atas astenosfer yang bersifat lentur dan mudah mengalir pada keadaan tertentu.
c. Lapisan
air (Hidrosfer)
Hidrosfer menempati ruang dari bagian atas
atmosfer hingga menembus kedalaman 10 km di bawah permukaan bumi. Selaput ini
terdiri dari samudra, gletser, sungai, danau, dan air tanah. Lapisan ini
memiliki fungsi bagi kehidupan manusia yaitu sebagai sumber berbagai kebutuhan
hidup manusia yang utama yaitu berupa air
d. Lapisan
udara (Atmosfer)
Fungsi atmosfer adalah sebagai media perantara
untuk memindahkan air dari lautan melalui proses penguapan ke daratan yang
kemudian jatuh kembali sebagai hujan. Atmosfer juga sebagai gaya utama proses
pelapukan, dan pengatur suhu di atas permukaan bumi. Selain itu, atmosfer juga
sebagai pelindung bumi terhadap pancaran sinar ultraviolet. Sebagian besar
udara terdiri dari unsur nitrogen dan oksigen seta uap air. Lapisan ini
memiliki fungsi bagi kehidupan manusia yaitu sebagai perantara pemindahan air
melalui hujan dan sebagai pelindung dari paparan sinar ultraviolet.
6. Jelaskan
teori tentang terjadinya planet.
Jawab:
a. Teori
nebula
Teori ini pertama kali dikemukakan oleh seorang
filsuf bernama Immanuel Kant (17724-1804), menurut Kant ,tata surya berasal
dari nebula, yaitu gas tay jabut tipis yang sangat luas dan bersuhu tinggi
berputar sangat lambat. Perputaran yang sangat lmbat tersebut menyebabkan
terbentuknya konsentrasi materi yang memiliki berat jenis yang tinngi yang
disebut inti massa. Akibat terjadinya proses pendinginan inti-inti massa yang
lebih kecil maka berubahah menjadi planet-planet, sedangkan yang lebih besar
masih tetap dalam keadaan pijar dan bersuhu tinggi disebut matahari.
b. Teori
Planetesimal
Moulton dan Chamberlain (1900) mengemukakan
pendapat bahwa tata surya berasal dari adanya bahan-bahan padat kecil yang
disebut planetesimal yang
mengelilingi inti berwujud gas dan besuhu tinggi. Gabungan dari bahan-bahan
padat kecil itu kemudian membentuk planet-planet, sedangkan inti massa yang
bersifat gas dan bersuhu tinggi membentu matahari.
c. Teori
Pasang Surut
Astronom Jeans dan Jeffereys (1917)
mengemukakan bahwa tata surya pada awalnya hanya terdiri dari matahari tanpa
memiliki anggota. Planet-planet dan anggota lainnya terbentuk karena adanya
bagian dari matahari yang tertarik dan terlepas oleh adanya pengaruh gravitasi
bintang yang melintas ke dekat matahari. Bagian yang terlepas itu berbentuk
seperti cerutu panjang yang terus berputar mengelilingi matahari. Lama kelamaan
mendingin dan membentuk bulatan-bulatan disebut planet.
d. Teori
Bintang Kembar
Teori ini dikemukakan oleh seorang astronom
bernama Lyttleton (1930) mengemukakan bahwa awalnya matahari merupakan bintang
kembar yang satu dengan yang lainnya saling mengelilingi. Pada suatu masa,
melintas bintang lain dan menabrak salah satu bintnag kembar tersebut kemudian
menghancurkan menjadi bagian-bagiian kecil yang terus berputar dan mengin
menjadi planet-planet yang mengelilingi bintang tetap bertahan , yaitu
matahari.
e. Teori Awan
Debu
Von Weizsaecker (1945) dan G.P. Kuiper (1950)
mengemukakan pendapat bahwa tata surya berasal dari awan yang sangat luas yang
terdiri dari debu dan gas. Adanya ketidakteraturan dalam awan tersebut
menyebabkan terjadinya penyusutan karena gaya Tarik-menarik dan gerakan perputaran yang sangat cepat dan
teratur sehingga terbentulah piringan seperti cakram. Inti cakram yang
melembung kemudian menjadi matahari, sedangkan bagian pibngirnya berubah bentuk
menjadi planet-planet.
DAFTAR PUSTAKA
Harmoni,
Ati. (1994). Ilmu Alamiah Dasar.
Jakarta: Universitas Gunadarma.
Hartono. (2007). Geografi: Jelajah Bumi dan Alam Semesta. Bandung: Citra Praya.
Sindhu, Yasinto. (2016). Geografi. Jakarta: Erlangga
Komentar
Posting Komentar